PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neuropsikologi, Gangguan Komunikasi

Afasia Silang

crossed aphasia

Ringkasan Singkat

Afasia silang adalah jenis afasia langka yang disebabkan oleh kerusakan pada belahan otak kanan, berbeda dengan afasia umum yang biasanya terkait dengan kerusakan belahan otak kiri.

Afasia Silang (Crossed Aphasia) adalah suatu kondisi neurologis yang jarang terjadi, di mana pasien mengalami afasia (gangguan bahasa) akibat kerusakan pada belahan otak kanan. Ini merupakan pengecualian dari pola umum, karena pada sebagian besar individu (terutama orang yang dominan tangan kanan), pusat bahasa terletak di belahan otak kiri. Oleh karena itu, afasia yang paling sering terjadi disebabkan oleh lesi atau kerusakan di belahan otak kiri.

Fenomena afasia silang menunjukkan keragaman dalam lateralitas fungsi otak pada beberapa individu. Penelitian mengenai afasia silang dapat memberikan wawasan penting tentang organisasi neurologis bahasa dan plastisitas otak, menantang model dominasi belahan otak kiri yang konvensional untuk fungsi bahasa dan menggarisbawahi kompleksitas interaksi antara struktur otak dan kemampuan kognitif. Diagnosis dan penanganannya memerlukan pemahaman mendalam tentang neuroanatomi fungsional individu.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/crossed-aphasia
  • Kertesz, A. (1983). Localization and Diagnosis of Stroke. Springer.
  • Code, C. (1987). Crossed aphasia. Aphasiology, 1(1), 169-181.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback